Halo para Senior…
Saya sebenarnya tidak bermaksud membuat resep masakan karena saya merasa kalah saing dengan Anda. Jadi kali ini saya ingin mencoba membuat “resep kesuksesan hidup” saja. Layaknya membuat makanan, keberhasilan dalam kehidupan memerlukan ingridients, ukuran dan bahan-bahan serta cara mengolah yang tepat. Berbeda dengan resep masakan yang jika Anda sudah mengikuti aturan dan bahan-bahan dengan tepat, maka hasilnya akan sama lezat, siapapun yang memasaknya. Sedangkan resep yang saya buat, betapa pun sudah Anda patuhi aturannya, kadang kala hasilnya tidak selalu sama persis dengan orang lain. Tetapi setidaknya tidak terlalu bias hasilnya… maklum saja karena tiap individu berbeda dan unik.
Nah… agar kita mendapatkan keberhasilan yang mendekati sama, harus ada semacam bumbu dasar yang jika dipenuhi maka resep ini berhasil. Saya juga ingin hasil akhir dari olahan ini bukan cuma persoalan “keberhasilan” tetapi harus ada tambahan khas yaitu “bahagia”.
Menurut saya resep hidup sukses
dengan bonus bahagia harus ada tiga hal besar berikut:
250 gram kesabaran
100 gram kekuatan
1 liter keikhlasan
Selain ketiga bahan di atas Anda bisa menambahkan pelengkap lain seperti gagasan, disiplin, berprasangka baik, kerjasama dan banyak lagi sesuai dengan target yang ingin dicapai.
Saya menganggap sabar itu
merupakan bumbu utama dalam racikan masakan “kesukseksan hidup” karena tidak
ada sesuatu yang hebat bisa dicapai dengan mudah. Jika mudah diraih… hampir
pasti itu bukan sesuatu yang luar biasa.
Setelah itu campurlah dengan adonan kekuatan pikiran dan kekuatan batin untuk mengatasi rintangan. Kekuatan sebenarnya berasal dalam diri Anda sendiri yang tentu muncul karena ada motivasi untuk mengubah hidup.
Karena di awal saya sudah mengatakan bahwa hasil akhir dari resep ini adalah bahagia, maka keiklasan menjadi sangat penting agar kesuksesan memiliki cita rasa bahagia. Ikhlas mengantarkan manusia kepada kelegaan hati baik menang maupun kalah. Maka akan bahagialah Anda…
Pada saat menulis ini, saya
teringat akan seorang sahabat muda yang menurut saya sukses mencapai sebagian
cita-citanya (belum seluruhnya karena ia masih muda usia), dan tampaknya ia
merasa berbahagia dengan pencapaiannya. Hubungan kami sudah terjalin indah
lebih dari 15 tahun di dalam bingkai yang agak “ajaib”, misalnya usia saya
terpaut hampir separuh usianya dan tingkat kekerapan bertemu yang terhitung
jarang di paruh lima belas tahun tersebut.
Menurut saya, sahabat muda saya ini, tanpa sengaja, menggunakan ingridients yang tepat dalam resep meraih kesuksesan. Cita-citanya melanjutkan studi di luar negeri dengan beasiswa dicapainya tidak serta-merta karena ia pun pernah ditolak pada awalnya. Tetapi dengan penuh kesabaran ditelisiknya kegagalan itu dengan rinci, diperbaiki, ditingkatkan dengan sabar dan akhirnya berhasil.
Berkat kekuatan semangat lahir dan batin, ia bahkan sekarang sudah memiliki CELTA (Certificate in Teaching English to Speakers of Other Languages) yang didambakannya dan menjadi guru Bahasa Inggris di sebuah perguruan tinggi dunia di Melbourne.
Mengapa saya menyebut sahabat saya bahagia dengan sebagian pencapaiannya ini, karena saya juga mengetahui pencapaian yang diraihnya dengan penuh “tekanan dahsyat”, menurut istilah sahabat saya tersebut… Tapi ia terima dengan keiklasan hati dan dianggapnya sebagai bagian pengantar langkah menunju kekeberhasilan.
Oya… agar resep ini bisa kita nikmati bukan hanya secara batin tetapi juga secara lahiriah, maka saya teruskan resep Bakwan yang dibuat oleh sahabat saya itu… Resep ini sebenarnya dibuat atas permintaan para sejawatnya karena sudah merasakan kenikmatan Bakwan yang menurutnya: “Resep bakwan sy uda hits di sini”.
Selamat menikmati…
|
BAKWAN by Sahabat muda |


Awwwwww, keren banget tulisannyaaaa, eh salah, konten tulisannya :-p
ReplyDeleteTapiiii, ada yg mau protes niiii:
1. Itu bakwan sayur, Ibu Irnaaa, bukan bakwan jagunggggg, gak ada jagungnya di resepnyaaa, huaaaa, trus itu di foto jg kagak ada jagungnyaaaa (nangis kejer)
2. Enggak di perguruan tinggi sih, uhuk, keseleg jurnal setebel kaleng susu. Semacam sekolah bahasa gitu lah. Heheheyy.
Ahhh, terima kasih tulisannya Bu. Btw udah 15 tahun bu? Serius???? Selama ituuuuuuuuuuuuuuu??????? *lalu pengsan sampe buka puasa*
Halo... sahabat muda saya..., Maafkan saya... ternyata data saya kurang lengkap. Kaum senior memang kadang luput... Tapi semangat selalu...
DeleteResep hidup sukses & resep bakwan jagungnya sama2 maknyuzz, boleh dicontek ya Senior Cibey......
ReplyDeleteHi Fd...Terima kasih. Ternyata bukan Bakwan Jagung tapi Bakwan Sayur.Sudah diralat oleh pembuat resep... Tapi tetap lezat rasanya
Delete